Portal Berita
Kemenag Nabire
Raih Tiga Emas, Kontingen Nabire Ukir Prestasi Gemilang di Pesparani II Papua Tengah
Mimika — Perhelatan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II Tingkat Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Kabupaten Mimika pada 2–6 Desember 2025 telah resmi berakhir. Kabupaten Mimika sukses keluar sebagai Juara Umum dan berhak memegang sementara piala bergilir Pesparani Katolik Provinsi Papua Tengah.
Ketua Dewan Juri, Emanuel Riyo Maharsanto, dalam pengumumannya menetapkan Mimika sebagai juara umum setelah mendominasi perolehan juara. Dari 13 kategori yang dilombakan, tuan rumah Mimika berhasil menyabet sembilan piala.
Adapun sembilan kategori yang dimenangkan Mimika antara lain: Paduan Suara Dewasa Campuran (nilai 82,45), Paduan Suara Anak (81,93), Paduan Suara Wanita (80,71), Paduan Suara Pria (81,00), Paduan Suara Remaja (81,98), Cerdas Cermat Rohani (CCR) Anak (17,00), CCR Remaja (18,00), Mazmur Dewasa (84,75), dan Mazmur Anak (81,08).
Prestasi Gemilang Nabire
Meskipun tuan rumah mendominasi, kontingen Kabupaten Nabire tetap menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai tiga kategori kompetisi yang cukup ketat. Kabupaten Nabire berhasil meraih juara satu pada kategori:
-
🥇
Paduan Suara Orang Muda Katolik (OMK)Nilai: 81,30
-
🥇
Tutur Kitab SuciNilai: 272
-
🥇
Mazmur RemajaNilai: 84,25
Sementara itu, satu kategori lainnya yakni Mazmur OMK dimenangkan oleh Kabupaten Deiyai dengan nilai 84,58.
Penutupan dan Misa Syukur
Piala bagi para pemenang telah diberkati secara langsung oleh Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru, OSA, dalam Misa Penutupan yang digelar di GOR Futsal SP 5, Distrik Mimika Baru.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Terima kasih atas kebersamaan kita selama empat hari ini. Kalian semua luar biasa. Meskipun persiapan singkat, panitia mampu bekerja dengan sangat baik."
Menuju Tuan Rumah Nasional 2027
Lebih lanjut, Johannes Rettob menegaskan bahwa kesuksesan penyelenggaraan ini menjadi bukti kesiapan Mimika untuk menjadi tuan rumah Pesparani Nasional pada tahun 2027 mendatang di Papua. Ia juga menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah mempererat persaudaraan dan iman.
Johannes juga memastikan kenyamanan peserta selama acara berlangsung, termasuk jaminan BPJS Kesehatan dan tenaga medis yang siaga 24 jam. "Jangan bosan-bosan datang kembali ke Timika," pungkasnya menutup sambutan.